Waspadai Water Heater Gas Berbahaya

Waspadai water heater gas berbahaya! Kali ini saya ingin sedikit mengulas tentang wacana bahayanya menggunakan water heater gas, apakah benar benar berbahahaya atau tidak? mengingat mayoritas user indonesia lebih memilih untuk menggunakan pemanas air gas sebagai alat untuk mandi air hangat

Gas Karbon Monoksida Berbahaya?

Ada beberapa wacana pemberitaan atau issue yang pernah saya baca di internet bahwasannya pemakaian water heater gas itu berbahaya dengan alasan racun gas karbon monoksida yang dihasilkan akibat proses pembakaran bisa membahayakan si pemakai (user), lebih lanjut
solusi hindari keracunan gas karbon monoksida pada kamar mandisalah satu media masa terkenal mengungkap lebih detail tentang bahayanya heater gas yang dianggap bisa mengundang maut, artikel selengkapnya bisa anda baca pada situs tempo berjudul kasus adesagi. Seorang designer kondang Ade Chandra Kierana atau lebih dikenal dengan adesagi ditemukan tewas pada kamar mandi bersama kawannya di sebuah rumah jalan Cimandiri 28 A kota bandung, bedasarkan hasil autopsi Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung penyebab kematian adesagi akibat keracunan yang ditimbulkan oleh gas karbon monoksida dari pemanas air. Hasil forensik kepolisian menemukan beberapa strip tablet obat dan kondom bekas pakai.

Sanggahan

proses pembakaran water heater gas sama dengan kompor gasSepertinya kasus yang menimpa adesagi seorang designer muda benar benar menyudutkan salah satu produk heater yang menggunakan gas sebagai energi utama untuk memanaskan air. Jika memang benar hal tersebut diatas berbahaya serta mengancam nyawa akibat dari racun yang berasal dari gas pembakaran maka sebaiknya jangan memasak menggunakan kompor gas, kenapa? anda tidak usah khawatir apalagi berlarut larut memikirkan hal ini karena pada prinsipnya sistem kerja heater gas sama dengan kompor gas yang telah dijadikan alat keseharian ibu rumah tangga untuk memasak. Prinsip kerjanya pun sama yaitu gas elpiji akan bekerja menghasilkan panas dengan cara mengeluarkan api untuk melakukan pembakaran. Jika kasus adesagi meninggal karena keracunan gas karbon monoksida maka saya akan bertanya kenapa selama ini belum pernah terdengan berita/kasus keracunan ibu rumah tangga akibat menggunakan kompor gas? bukankah gas elpiji yang digunakan untuk kompor dan water heater adalah sama dengan sistem kerja yang sama pula? untuk jawabanya silahkan anda temukan sendiri dan tanyakan kepada ibu rumah tangga.

Solusi

ventilasi udara kamar mandi-solusi keracunan gas monoksida

Memang suatu peristiwa dan kejadian yang menimpa seseorang apalagi diblow up oleh media dengan pemberitaan pada publik tentu akan menciutkan masyarakat, oleh sebab itu diperlukan solusi dan pemikiran yang sehat untuk memahami keracunan gas monoksida. Solusi menggunakan pemanas air gas telah saya bahas sebelumnya tapi tidak ada salahnya untuk diulang kembali
  • Letakan tabung gas elpiji diluar ruangan kamar mandi hal ini demi kenyamanan anda saat melakukan aktifitas mandi serta untuk keindahan ruangan (nyaman untuk dilihat) tidak berantakan
  • Kamar mandi harus memiliki ventilasi udara yang berfungsi untuk membuang uap hasil pembakaran gas dari pemanas air disamping itu juga sangat berguna untuk membuang aroma tidak sedap pada kamar mandi sehingga ruangan tidak pengap dan bau
  • Gunakan selang gas yang terbaik (lentur dan tebal) supaya tidak mudah bocor
  • Selalu memeriksa selang gas (teliti) hati hati jika tercium bau gas sebaiknya periksa tabung gas/regulator dan selang hal ini juga salah satu cara untuk menghindari keracunan
Tabung gas elpiji adalah jenis gas paling aman yang disarankan oleh pemerintah Indonesia berfungsi untuk memasak dengan cara melakukan pembakaran (kompor) berbeda dengan minyak tanah yang digunakan pada kompor zaman dulu, pada prinsipnya anda tidak perlu takut atau pun khawatir akan keracunan/ledakan tabung gas elpiji jika ruangan sudah memiliki ventilasi udara, saran saya adalah pemanas air gas sama saja dengan kompor gas jadi tiada yang perlu dikhawatirkan ataupun mengklaim waspadai water heater gas berbahaya.